Kuliner Jadul Berkuah yang masih Bertahan

Kuliner jaman dahulu memang tidak terlalu bervariasi seperti sekarang ini. Meskipun berbahan baku tradisional, namun rasa nya sangat unik. Mungkin inilah alasan mengapa kuliner jadul masih digemari oleh beberapa orang. Tetapi jika berbicara tentang jumlah penjualnya, kini sudah jarang yang mau menjajakan kuliner jaman dulu. Oleh karena itu, jangan hanya excited dengan makanan kekinian saja ya. Kita juga harus melestarikan kuliner enak jadul agar bisa dinikmati oleh generasi-generasi selanjutnya.

Tahwa

Kembang tahu atau yang sering disebut dengan tahwa adalah salah satu kuliner legendaris jadul yang masih bertahan hingga kini. Olahan dari sari kacang kedelai yang dibekukan ini sebenarnya adalah camilan khas dari Tionghoa. Namun karena disebar luaskan di Indonesia, anda bisa menemuinya hampir di semua kota. Kenikmatan dari tahwa ini berasal dari teksturnya yang lembut dan kuah jahe yang hangat. Sangat berbeda kan dari kuliner tahu pada umumnya yang dijadikan lauk goreng dan rebus?

Selendang Mayang

Kuliner jadul berkuah selanjutnya yang harus tetap dilesatrikan adalah Es Selendang Mayang. Jika dilihat dari namanya, kuliner ini sangatlah unik. Konon katanya nama tersebut diambil dari warna isiannya yang warna warni seperti “selendang ala betawi” dan manisnya gula dan kuah santan yang mengarah ke “mayang”. Semenjak minuman yang lebih modern hadir, sudah jarang sekali ada yang menjual kuliner tradisional ini. Jadi, jika anda menemukannya di jalan, harus banget deh mencobanya.

Sekoteng

Selain tahwa, ada juga kuliner jadul berkuah yang menghangatkan yaitu sekoteng. Bukan hanya membuat hangat saja, isiannya juga membuat perut kenyang lho. Ada kacang tanah, kacang kedelai, pacar cina, dan potongan roti. Selain itu sekoteng juga memiliki khasiat yang baik untuk lambung dan usus. Umumnya kuliner ini dijual keliling di malam hari. Walaupun terkenal di Jawa Tengah, ternyata sekoteng berasal dari Tionghoa juga seperti tahwa.

Angsle Ronde

Anglse dan ronde adalah satu kesatuan dari kuliner jadul berkuah yang sangat legendaris. Kuliner yang sering disebut wedang ini juga sering ditemukan di malam hari. Bau harumnya yang sangat khas itu lho yang menjadi ciri khas dari keduanya. Jika musim hujan tiba, kuliner ini sangat cocok untuk di nikmati. Bagi yang tidak suka dengan kuah kental, anda bisa memilih ronde. Sedangkan yang suka dengan isian yang lebih bervariasi, anda bisa memesan ronde.…