Berbicara tentang kuliner jaman dahulu, makanan apa sih yang susah untuk dilupakan? Sate telur dan rambut nenek sepertinya jajanan masa kecil yang selalu ngangenin. Bagaimana dengan minumannya? Pada saat itu mungkin yang bisa kita temukan adalah minuman tradisional. Namun sebenarnya jika dilihat dari sisi bahan bakunya lebih aman daripada yang dijual saat ini. Dulu penggunaan bahan alami sangat terasa dibandingkan rasa-rasa yang tidak tidak bersahabat dengan tenggorokan.  Yuk flashback lagi dengan beberapa minuman segar tradisional di bawah ini.

Es Dawet

Berasal dari kota Jepara, Es dawet adalah salah satu minuman tradisional yang sangat menyegarkan. Bukan hanya cocok untuk orang dewasa lho, es ini juga aman untuk anak anak juga asalkan memang berbahan baku alami. Perpaduan warna yang sangat menarik yaitu hijau, putih dan coklat tidak hanya memuaskan mata namun juga dahaga. Apalagi setelah diaduk dan bercampur menjadi satu, gula merah dan santannya berpadu sempurna. Meskipun sangat terjangkau, namun rasanya tidak bisa terkalahkan dengan minuman yang baru muncul saat ini.

Es Goyobod

Dengan tampilan mirip es campur, Es Goyobod bisa menjadi teman anda disaat sedang panas-panasnya.  Bagi yang bukan berasal dari Jawa Barat, nama goyobod ini pasti terdengar unik. Jika diartikan, kata ini memiliki arti basah kuyub. Mungkin karena sebelum es ini disajikan disiram dulu dengan es serut. Untuk komposisi lengkapnya, Es goyobod terdiri dari santan, gula cair, dan hunkwe. Rasanya itu lho dingin menyegarkan.

Es Tape

Yang ingin menikmati sensasi dan rasa berbeda, ada satu minuman tradisional yaitu es tape. Kuliner yang terbuat dari fermentasi singkong ini memiliki rasa asam manis yang unik. Konon katanya jika kita terlalu banyak mengkonsumsinya bisa memberi efek seperti mabuk lho. Tapi jangan khawatir ya, anda masih bisa mengeremnya kok. Pastikan anda tidak berlebihan mengkonsumsinya. Biasanya es ini dicampur dengan susu kental manis yang membuatnya semakin nikmat. Apabila sudah jarang menemukannya, anda bisa membuatnya sendiri lho dengan sangat mudah.

Es Doger

Es Doger atau dorong gerobak  juga bisa dijadikan minuman tradisional favorit. Jika dari asal usulnya, ada yang mengatakan bahwa minuman enak tradisional ini berasal dari Jakarta dan ada pula yang mengatakan jika es doger asli dari Bandung. Terlepas dari itu, es ini sangat pas jika dinikmati di siang hari atau setelah lelah beraktifitas. Isian dari es doger ini adalah parutan kelapa, tape, alpukat, ketan hitam, susu, dan lainnya. Sudah terbayang kan betapa meriahnya? Dijamin dahaga hilang atau justru perut anda menjadi kenyang.

Es Puter

Minuman tradisional selanjutnya yang dulu dieluh eluhkan banyak pelanggannya adalah es puter. Namun keberadaannya saat ini sudah sangat jarang. Yang lebih banyak dijajakan adalah ice cream atau gelato. Padahal jika dari segi rasa, es puter lebih gurih karena berbahan dasar dari santan. Cara membuatnya pun juga perlu usaha lebih karena tanpa menggunakan mesin. Anda bisa membayangkan sendiri kan bagaimana ironisnya jika dibandingkan ice cream yang sangat mudah dibuat menggunakan alat. Jadi, sempatkanlah diri untuk mencoba jika di jalan menemukannya. Rasa nya itu lho ngangenin dengan potongan roti tawar, puding dan sagu mutiara. Semakin mantap lagi dengan tambahan topping dan susu.