Masyarakat Indonesia memang sudah tidak asing lagi dengan kuliner daging enak. Banyak sekali kuliner favorit daging di berbagai kota. Apakah anda adalah salah satu pecinta kuliner ini? Walaupun mengandung banyak kolesterol, anda tidak perlu terlalu khawatir. Pasalnya ada beberapa cara untuk menetralisirnya seperti menyantapnya jarang jarang atau mengkonsumsi makanan atau minuman yang bisa menurunkan kolesterol. Kini menikmati kuliner daging enak tak perlu menunggu acara khusus atau istimewa saja. Dari warung sederhana hingga restoran, anda bisa mendapatkannya dengan mudah. Berikut adalah beberapa contoh olahan daging enak yang bisa dijadikan referensi.

Sate Buntel

Dimulai dari yang dibakar, sate adalah kuliner daging yang sudah sangat melegenda. Sadar atau tidak, kuliner kaki lima ini sangatlah unik. Mengapa demikian? Sang penjual yang berteriak “sate” sangatlah menarik perhatian. Pengucapannya pun juga berbeda tiap orangnya. Jika berbicara tentang variannya, sate ayam dan sate kambing menjadi pilihan yang sangat umum. Padahal sebenarnya masih banyak lagi macam-macamnya seperti sate buntel. Bagi yang ingin merasakan sensasi yang berbeda dalam menikmati sate, sangat disarankan untuk mencoba sate buntel. Penyajiannya lebih unik karena diolah dari daging kambing cincang dan dibungkus menggunakan lemak kambing. Dijamin menggoyang lidah deh ketika dinikmati selagi hangat.

Iga Bakar

Masih dengan kuliner bakaran, iga bakar sangat sayang untuk dilewatkan. Salah satu bagian dari sapi ini sudah menjadi favorit banyak orang. Apalagi bila sudah diolah menjadi menu bakaran. Tidak jarang jika restoran yang menawarkan kuliner daging enak ini dipenuhi pembeli. Bukan hanya dari rasanya yang lezat dengan kuah segar dan sambal, tetapi ada alasan lainnya. Sensasi menyantapnya itu lho yang bikin keringat bercucuran.

Rawon

Beralih ke kuliner daging enak berkuah, rawon bisa dijadikan pilhan yang tepat. Dengan ciri khasnya tersendiri yang dapat dilihat dari kuahnya, rawon sangat menggiurkan. Kuliner khas Jawa Timur ini menawarkan bumbu yang unik yaitu kluwek. Inilah yang membuatnya berwarna hitam. Tidak kalah menggiurkannya lagi ketika potongan daging sapi memiliki tekstur yang lembut ketika digigit. Beuh, sudah kebayang kan betapa nikmatnya?

Gulai Kambing

Kaya akan rempah, gulai kambing menjadi santapan selanjutnya untuk kuliner daging enak. Daging kambing memang terkenal dengan baunya yang khas yang tidak terlalu disukai orang. Tetapi jika mengolahnya dengan cara yang benar, konon katanya sih dagingnya tidak akan berbau. Jadi, tidak setiap warung atau resto yang anda temui menawarkan gulai yang tidak berbau kambing. Bukan soal aroma saja, ketika anda ingin menyantap kuliner ini, pastikan dagingnya juicy dan empuk supaya tidak kuwalahan menghabiskannya. Ada satu fakta unik yaitu dari sisi kuahnya. Bukan hanya berwarna kuning saja lho, namun ada yang merah bahkan kuning pucat seperti opor.

Coto Makassar

Makanan tradisional Makassar yang satu ini bisa menjadi santapan nikmat kapan saja. Memiliki komposisi isian daging, jerohan dan kuah, coto Makassar sangat pas dinikmati di pagi hari hingga malam hari. Apalagi jika udara sedang dingin dinginya. Menyantap hangatnya kuah yang kaya akan rempah langsung membuat badan hangat. Tidak perlu jauh-jauh ke Sulawesi untuk menikmati kelezatan coto ini. Sudah banyak tempat yang menawarkannya bahkan yang buka selama 24 jam.

Sop Konro

Jika sebelumnya sudah membahas kuliner daging enak iga bakar , ada juga yang versi berkuah yaitu sop konro. Kuliner yang satu ini juga berasal dari Makassar lho. Kuahnya memiliki warna coklat kehitaman yang apabila dilihat dari jauh tampak seperti kuah rawon. Untuk menyantapnya, biasanya ditambahkan burasa atau jika di Jawa adalah ketupat yang dipotong potong. Seperti kuliner yang sudah dibahas, sop konro ini resepnya juga diburu oleh banyak orang di kota lain.

Tengkleng

Tengkleng menjadi pilihan terkahir untuk kuliner daging. Bagi yang ingin merasakan sensasi unik saat menyantap olahan daging, tengkleng menjadi sangat direkomendasikan. Meskipun sajian ini memfokuskan ke tulang kambing dan tetelan, namun ada dagingnya juga kok. Memasaknya pun juga tidak sembarangan yaitu memakan waktu yang cukup lama. Tetapi inilah kunci dari kelembutan dagingnya. Kuliner ini ternyata memiliki kesamaan dengan rawon yaitu menggunakan rempah rempah termasuk kluwek.