Jajanan Masa Kecil yang Bikin Kangen

Bagi Baby Boomers dan Generasi X yang lahir sekitar tahun 80 hingga 90-an, pasti rindu dengan jajanan masa kecil. Sangat berbeda dengan anak millennial masa kini yang jarang mengenal kuliner jadul. Mereka cenderung membeli makanan atau minuman yang sedang hits dan terkini. Menemukannya pun sangat mudah daripada yang lebih tradisional. Artikel ini akan mengajak anda untuk bernostalgia dengan camilan masa kecil. Ingat ingat lagi deh apa saja yang dulu sering anda nikmati.

Kue Rangin

Kue Rangin atau Kue Pancong mungkin adalah salah satu jajanan masa kecil yang anda sukai. Kuliner ini dulunya sering dijajakan di depan sekolah. Pasti ingat kan jaman dulu sepulang sekolah? Banyak pedagang yang berjejeran menjajakan jajanan termasuk kue ini. Yang paling unik dari kuliner ini adalah cara memasaknya. Adonannya diletakkan dicetakan dengan jumlah banyak dan berbentuk seperti balok. Bahan dasar dari Kue Rangin ini adalah kelapa muda, tepung beras, dan garam. Tak heran sih jika rasa yang dihasilkan sangat gurih.

Rambut Nenek

Dengan ciri khas warna warni, rambut nenek menjadi jajanan masa kecil kedua yang ngangenin. Eits, ini bukan beasal dari rambut sesungguhnya ya. Kata rambut ini diambil dari bentuk gulali kering yang berwarna putih layaknya rambut nenek. Jajanan enak masa kecil ini memang tak lekang oleh waktu. Di jaman sekarang orang menyebutnya arbanat. Karena rasanya yang manis, rambut nenek masih disukai anak anak kecil hingga saa ini.

Sate Telur

Jajanan masa kecil jaman dahulu memang lebih sederhana. Sate telur misalnya, meskipun terbuat dari adonan telur, tepung, dan bumbu saja, namun rasanya nikmat. Tidak heran kalo membeli dalam jumlah banyak karena sangking nagihnya. Jajanan favorit ketika kita masih SD ini memiliki banyak penggemar hingga kini. Masih banyak orang dewasa yang mengkonsumsi Sate Telur. Apalagi harganya juga masih sangat murah meriah. Membeli 5 ribu atau 10 ribu masih terasa kurang deh.

Leker

Leker menjadi jajanan masa kecil melegenda yang bikin susah move on. Rasa renyah dengan berbagai macam rasa membuat kita jatuh hati. Jika di jaman now mungkin orang  lebih mengenal crepes. Serupa sih sebenarnya dengan leker, namun  jika dilihat dari cara pembuatannya ternyata berbeda. Leker diletakkan di tempat yang cembung sedangkan crepes di letakkan di wajan datar. Teksturnya yang tipker alias tipis kering lah yang membuat leker nikmat. Apalagi diisi dengan coklat messes atau keju.

Es Gabus

Beralih dari makanan, masih ingat kah anda dengan es unik bernama es gabus? Dengan warna yang menarik, es ini sangat digemari oleh anak anak. Apalagi cara memakannya yang harus dihisap terlebih dahulu. Bagi yang tidak terlalu suka dengan yang manis, es gabus sangat cocok untuk anda.

Es Serut

Tidak kalah mantapnya, Es serut juga menjadi jajanan masa kecil legendaris. Minuman yang terbuat dari es serut ini memiliki rasa yang manis. Untuk menarik perhatian, sang penjual menggunakan sirup yang berwarna warni. Ada warna hijau yang memiliki rasa pandan atau melon, dan merah yaitu dengan rasa stroberi. Nyegerin deh pokoknya.…

Kuliner Jadul Berkuah yang masih Bertahan

Kuliner jaman dahulu memang tidak terlalu bervariasi seperti sekarang ini. Meskipun berbahan baku tradisional, namun rasa nya sangat unik. Mungkin inilah alasan mengapa kuliner jadul masih digemari oleh beberapa orang. Tetapi jika berbicara tentang jumlah penjualnya, kini sudah jarang yang mau menjajakan kuliner jaman dulu. Oleh karena itu, jangan hanya excited dengan makanan kekinian saja ya. Kita juga harus melestarikan kuliner enak jadul agar bisa dinikmati oleh generasi-generasi selanjutnya.

Tahwa

Kembang tahu atau yang sering disebut dengan tahwa adalah salah satu kuliner legendaris jadul yang masih bertahan hingga kini. Olahan dari sari kacang kedelai yang dibekukan ini sebenarnya adalah camilan khas dari Tionghoa. Namun karena disebar luaskan di Indonesia, anda bisa menemuinya hampir di semua kota. Kenikmatan dari tahwa ini berasal dari teksturnya yang lembut dan kuah jahe yang hangat. Sangat berbeda kan dari kuliner tahu pada umumnya yang dijadikan lauk goreng dan rebus?

Selendang Mayang

Kuliner jadul berkuah selanjutnya yang harus tetap dilesatrikan adalah Es Selendang Mayang. Jika dilihat dari namanya, kuliner ini sangatlah unik. Konon katanya nama tersebut diambil dari warna isiannya yang warna warni seperti “selendang ala betawi” dan manisnya gula dan kuah santan yang mengarah ke “mayang”. Semenjak minuman yang lebih modern hadir, sudah jarang sekali ada yang menjual kuliner tradisional ini. Jadi, jika anda menemukannya di jalan, harus banget deh mencobanya.

Sekoteng

Selain tahwa, ada juga kuliner jadul berkuah yang menghangatkan yaitu sekoteng. Bukan hanya membuat hangat saja, isiannya juga membuat perut kenyang lho. Ada kacang tanah, kacang kedelai, pacar cina, dan potongan roti. Selain itu sekoteng juga memiliki khasiat yang baik untuk lambung dan usus. Umumnya kuliner ini dijual keliling di malam hari. Walaupun terkenal di Jawa Tengah, ternyata sekoteng berasal dari Tionghoa juga seperti tahwa.

Angsle Ronde

Anglse dan ronde adalah satu kesatuan dari kuliner jadul berkuah yang sangat legendaris. Kuliner yang sering disebut wedang ini juga sering ditemukan di malam hari. Bau harumnya yang sangat khas itu lho yang menjadi ciri khas dari keduanya. Jika musim hujan tiba, kuliner ini sangat cocok untuk di nikmati. Bagi yang tidak suka dengan kuah kental, anda bisa memilih ronde. Sedangkan yang suka dengan isian yang lebih bervariasi, anda bisa memesan ronde.…

Nasi Khas Nusantara dengan Rasa Autentik

Setiap daerah di Indonesia memiliki kuliner khas nya masing masing. Nasi adalah salah satu kuliner wajib yang sulit untuk dilewatkan. Sejak dulu hingga sekarang, sudah ada banyak nasi khas nusantara  yang memiliki rasa autentik. Mungkin anda sudah sangat familiar dengan kuliner sego sambel atau nasi sambal khas kota Surabaya. Yup kuliner ini sangatlah nendang karena sambalnya yang pedas. Namun nasi, lauk, dan sambal masih berasa kurang kan? Ada lagi lho yang lainnya dengan isian yang beragam. Coba lihat deh dibawah ini.

Nasi Pecel

Bagi yang berada di Jawa Timur, pasti anda suka menyantap kuliner nasi pecel. Walaupun asal usulnya belum begitu jelas berasal dari mana, namun yang dari Jawa Timur adalah salah satu yang khas. Sebenarnya isiannya tidak terlalu istimewa yaitu aneka sayuran yang direbus. Tapi entah mengapa rasanya itu unik. Mungkin dari bumbu sambal kacangnya. Yang membuatnya semakin sedap lagi adalah peyek kacang atau udang. Yummy deh pokoknya nasi lezat yang khas ini. Apalagi jika dijadikan sebagi kuliner pagi.

Nasi Boran

Masih di Jawa Timur, nasi khas yang selanjutnya lebih spesifik lagi yaitu berasal dari kota Lamongan. Dari namanya memang terdengar unik terutama bagi yang bukan berasal dari Lamongan. Memang begitu adanya karena kata boran ini diambil dari boranan atau tempat nasi yang digendong menggunakan selendang. Kebayang betapa tradisionalnya kan?Belum banyak orang dari luar kota yang mengenal kuliner nasi khas ini. Jika ada kesempatan mengunjungi kota Malang, jangan sampai melewatkan makanan ini. Sekilas tampilannya seperti nasi pecel, namun pilihan lauknya lebih bervariasi dengan ciri khas urapan dari parutan kelapa dan lumuran bumbu kuah berwarna oranye.

Nasi Bhuk

Berpindah lagi ke kota Malang, ada nasi khas yang sangat terkenal yaitu Nasi Bhuk. Nasi ini sangatlah unik. Pasalnya, Nasi Bhuk yang sering diberi embel embel Madura justru tidak ditemukan di kota nya. Ternyata kuliner ini sudah menjadi bagian dari perkulineran di Malang. Mungkin karena dulunya kuliner ini dijajakan oleh orang asal Madura yang menetap di Malang. Jika dilihat dari komposisinya, nasi ini terlihat seperti nasi campur. Aneka lauk sepertiayam,  babat, empal, kikil, dan sate daging menjadi ciri khas nasi ini. Bukan hanya itu saja lho, ada juga pilihan sayur atau dalam Bahasa Jawanya jangan seperti lodeh. Dijamin piring anda penuh dengan.

Nasi Gudeg

Berlibur ke Jogja memang diinginkan oleh banyak orang. Dengan kearifan lokalnya dan keramahan masyarakatnya, atmosphere nya sangat berbeda jika sedang berada di kota ini. Bukan hanya itu saja, kuliner nya itu lho sangat khas. Nasi Gudeg adalah nasi khas Jogja yang terkenal di seluruh Indonesia. Siapa sih yang tidak mengetahui nasi enak legendaris ini? Berbeda dengan kuliner lain yang kuat dalam rasa asin atau pedasnya, Nasi Gudeg ini cocok bagi yang menyukai masakan manis. Dengan ciiri khas nangka muda, biasa kuliner ini disajikan dengan kuah kuah kental, sambal goreng krecek, telur, ayam kampung, dan sambal.

Nasi Jamblang

Nasi Jamblang adalah pilihan terakhir untuk nasi khas yang patut untuk dicoba. Cirebon adalah kota dimana kuliner ini berasal. Penggunaan daun jati sebagai bungkus nasinya menjadi ciri khas Nasi Jamblang. Inilah yang membuat nasinya tetap pulen dan tidak cepat basi. Penyajiannya pun juga unik yaitu prasmanan. Jadi anda bisa mengambil lauk sesuai keinginan mulai dari tempe, pepes, sate telur puyuh hingga daging dan tetelan. Tapi siap saiap menghabiskna banyak nasi ya, soalnya ukuran nasinya tidak terlalu besar.…

Kuliner Pagi Penggugah Selera Sarapan Anda

Sebelum memulai aktivitas, menyantap sarapan memang menjadi suatu kebiasaan. Keroncongan saat di kantor sangat mengganggu kan? Jadi, sesibuk apapun, disarankan untuk mengisi perut dulu. Pasti anda sudah memiliki kuliner pagi andalan kan? Menyantap roti selai sudah sangat biasa dan membosankan. Coba deh kuliner lain yang pas untuk pagi hari. Artikel ini akan memberikan beberapa pilihan yang sangat mantap untuk sarapan.

Nasi Uduk

Kuliner nusantara memang sangat beragam. Nasi uduk adalah salah satu contoh kuliner yang sering disantap di pagi hari. Walaupun hanya nasi yang diaron dan dikukus dengan santan, bumbunya itu yang menjadikan rasanya sangat khas. Kayu manis, jahe, pala, serai, dan merica adalah rempah rempah yang digunakan. Bukan hanya rasa gurihnya yang membuat banyak orang terpincut, namun karena harga yang terjangkau.

Nasi Kuning

Masih berbau bau dengan nasi, nasi kuning sangat identik dengan menu sarapan. Jika sebelumnya nasi uduk berbumbu rempah rempah, nasi kuning pun juga sama. Namun perbedaan yang sangat mencolok adalah warnanya. Sesuai namanya, warna kuning yang didapatkan adalah berasal dari kunyit. Pasti sangat sering menemukan gerobak pinggir jalan yang menjajakan kuliner enak pagi hari ini. Kenikmatannya pun meningkat ketika ditambah dengan pelengkapnya seperti bihun, sayuran, dan beraneka ragam lauk seperti, ayam, telor bali, dan perkedel.

Bubur Ayam

Apalagi yang muncul di benak anda ketika berbicara tentang kuliner yang pas untuk pagi hari? Yup, bubur ayam pasti masuk ke dalam list dong. Entah itu yang dijajakan di pinggir jalan atau yang keliling, kuliner ini selalu muncul di pagi hari. Dengan tekstur yang lembut dengan sedikit air, bubur ayam sangat nikmat. Toppingnya pun juga sangat beragam bukan hanya ayam saja tetapi tongcai, seledri, cakue, dan kacang kedelai. Namun biasanya terdapat banyak pilihan sate jerohan termasuk sate usus dan sate ati rempela.

Bubur Kacang Hijau

Masih saudaraan dengan bubur ayam, bubur kacang hijau bisa menjadi alternatif kuliner pagi anda. Makanan khas nusantara yang terbuat dari kacang hijau ini tidak hanya membuat kenyang saja tetapi memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Tidak hanya untuk anak-anak saja ya, kuliner ini juga digemari segala umur termasuk lansia apalagi dengan cuaca yang sedang dingin.…

Kuliner Pedas Jawa Timur Andalan bikin Berkeringat

Meskipun lidah terasa seperti tersengat, namun menikmati kuliner pedas sudah menjadi kebiasaan masyarakat Jawa Timur. Pasalnya rasa yang pedas benar-benar membangkitakan selera makan. Apalagi dengan sensasi berkeringat atau Bahasa Jawa nya “gobyos”, tidak ada deh yang bisa menolak kuliner pedas Jawa Timur, kecuali yang memiliki masalah dengan perut. Ada banyak menu andalan lho yang bisa membuat anda kepincut. Apakah sudah terfikir di benak anda apa saja sih yang ikonik? Yuk kita telusuri satu satu.

Sego Sambel

Sego Sambel atau nasi sambal adalah kuliner yang sangat terkenal di kota Surabaya. Jika anda minta rekomendasi kuliner yang enak dan pedas, pasti Sego Sambel masuk ke dalam list. Siraman sambal yang tumpeh tumpeh dan menutupi sebagian lauk dan nasi adalah ciri khas dari kuliner pedas Jawa Timur ini. Tidak sedikit warung yang menjajakannya di Surabaya. Mungkin anda pernah mendengar beberapa nama terkenal seperti Sego Sambel Mak Yeye. Disini anda bisa memuaskan hasrat berkulineran pedas di malam hari. Meskipun tempatnya kecil, tetapi selalu rame lho warungnya.

Mie Setan

Tidak jauh dari Surabaya, anda juga bisa menemukan kuliner pedas Jawa Timur di kota Malang. Jika sebelumnya adalah menu nasi, kini anda diajak untuk menikmati mie pedas yang bikin nagih. Bagi pecinta mie pedas, Mie Setan adalah kuliner Malang yang sangat direkomendasikan. Tetap mempertahankan kualitas rasa dan bahan baku adalah alasannya. Mie yang diberikan ke pembeli di produksi sendiri lho, jadi tidak usah takut atau khawatir. Bukan hanya cocok untuk anak sekolahan atau kuliahan saja, banyak juga kok para karyawan atau pekerja yang memburu kuliner ini.

Ceker Pedas

Bagian ayam yang satu ini sangat digemari banyak orang di Jawa Timur. Meskipun lebih cocok dijadikan camilan, namun sangat sempurna jika dipadukan dengan nasi putih hangat. Apalagi dengan rasa pedas yang bikin bibir jontor, duh g bisa nolak deh. Meskipun demikian, kenyataannya orang-orang tidak kapok untuk mengkonsumsinya. Justru mereka semakin ketagihan untuk memakannya lagi dan lagi. Di dukung lagi dengan harganya yang sangat terjangkau. Perfecto!

Nasi Bebek

Apa lagi kuliner yang pedas di Jawa Timur? Nasi bebek nampaknya juga cocok untuk anda. Jika dilihat dari penampakannya, nasi bebek bisa dikategorikan sebagai lalapan atau penyetan. Isinya sangat minimalis yaitu bebek goreng, nasi hangat, bumbu kuning khas, dan sambal merah. Tetapi entah mengapa banyak sekali orang yang menggandrunginya. Mungkin bumbu khas yang meresap ke dalam daging bebek lah yang menjadi alasan. Apalagi jika tidak alot alias mudah digigit. Dijamin deh seporsi saja masih kurang.

Pentol Pedas

Setelah kenyang menyantap makanan berat, ada juga lho camilan yang rasanya bisa bikin lidah kepanasan. Dengan bentuk bulat, pentol pedas bisa menjadi rekomendasi kuliner enak Jawa Timur yang sangat ekonomis. Berbeda dengan cilok dari Bandung yang memiliki komposisi tepung  yang lebih dominan, pentol lebih berasa dari segi dagingnya. Tapi pentol saja kurang menggoda kan? Warna merah dari cabe yang sudah dihaluskan dan dicampur ke pentol lebih menggiurkan. Sudah banyak pedagang kaki lima atau keliling yang menjajakan kuliner pedas Jawa Timur ini.…